SURAT BERAMPLOP BIRU
Langit cerah memang menyenangkan
Bermantel hangatnya mentari di bawah pohon beringin
Coklat dan bunga, wow sungguh manis
Menjadi yang dipuji, memang menyenangkan
Surat cinta yang pertama
Hmm, seperti apa rupanya?
Bersampul amplop biru berikon love, sungguh menawan
Kertas putih berpena pelangi
menggodaku tuk terus mengamati isinya
"Dear My Love, Reisya Artlyn.
Musim gugur dua tahun lalu, kini silih berganti.
Sejak kau hadir, suasana hatiku bersemi kembali.
Tak banyak yang ku harap, hanya keramahan dan senyuman kecil itu.
Hari pertama di kampus, masih ku ingat jelas.
Tolong perkenankan aku tuk hadir dalam kekosongan itu.
Aku selalu ingin menjadi satu-satunya orang yang melihat senyuman tulusmu itu, lagi.
From your secret admirer, R."
Langit cerah memang menyenangkan
Bermantel hangatnya mentari di bawah pohon beringin
Coklat dan bunga, wow sungguh manis
Menjadi yang dipuji, memang menyenangkan
Surat cinta yang pertama
Hmm, seperti apa rupanya?
Bersampul amplop biru berikon love, sungguh menawan
Kertas putih berpena pelangi
menggodaku tuk terus mengamati isinya
"Dear My Love, Reisya Artlyn.
Musim gugur dua tahun lalu, kini silih berganti.
Sejak kau hadir, suasana hatiku bersemi kembali.
Tak banyak yang ku harap, hanya keramahan dan senyuman kecil itu.
Hari pertama di kampus, masih ku ingat jelas.
Tolong perkenankan aku tuk hadir dalam kekosongan itu.
Aku selalu ingin menjadi satu-satunya orang yang melihat senyuman tulusmu itu, lagi.
From your secret admirer, R."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar